Penerapan Kurikulum Merdeka dalam Pembelajaran Matematika
- Diposting Oleh Admin Tadris Matematika
- Senin, 13 November 2023
- Dilihat 65 Kali
Sabtu, 11 November 2023, Program Studi Tadris Matematika IAIN Madura mengadakan zoom meeting dengan tema Penerapan Kurikulum Merdeka dalam Pembelajaran Matematika. Kegiatan ini diikuti oleh 32 mahasiswa yang bersemangat mempelajari pendekatan terbaru dalam pendidikan matematika berdasarkan Kurikulum Merdeka.
Acara dimulai pukul 09.00 WIB dengan sambutan dari Kepala Program Studi, Fitriyatul Qomariyah, M.Kom. Dalam sambutannya, beliau menekankan bahwa Kurikulum Merdeka memberikan ruang lebih besar bagi guru dan siswa untuk berinovasi dan mengeksplorasi pembelajaran yang sesuai dengan kebutuhan individu. “Sebagai calon guru, mahasiswa Tadris Matematika harus siap menjadi fasilitator yang adaptif dan kreatif dalam menerapkan Kurikulum Merdeka,” ujar Fitriyatul Qomariyah.
Sesi utama diisi oleh Siti Faridah, M.Pd., seorang dosen dan praktisi pendidikan yang berpengalaman dalam implementasi Kurikulum Merdeka. Dalam pemaparannya, Siti Faridah menjelaskan bahwa Kurikulum Merdeka dirancang untuk memberikan fleksibilitas kepada guru dalam menentukan metode pengajaran yang relevan dengan potensi dan minat siswa. Beliau juga menguraikan berbagai pendekatan yang dapat diterapkan dalam pembelajaran matematika, seperti pembelajaran berbasis proyek (project-based learning) dan pembelajaran kontekstual.
Siti Faridah memberikan contoh konkret bagaimana materi matematika dapat dihubungkan dengan situasi kehidupan sehari-hari untuk meningkatkan daya tarik siswa terhadap mata pelajaran ini. Selain itu, beliau juga mengulas pentingnya asesmen formatif untuk memantau perkembangan siswa secara individual.
Diskusi interaktif menjadi bagian menarik dalam sesi ini, di mana mahasiswa diajak berbagi pandangan dan mengajukan pertanyaan terkait tantangan serta peluang dalam menerapkan Kurikulum Merdeka. Siti Faridah memberikan arahan praktis dan solusi inovatif untuk mengatasi kendala yang mungkin dihadapi oleh calon guru.
Kegiatan ini ditutup dengan kesimpulan bahwa Kurikulum Merdeka membuka peluang besar bagi guru untuk menciptakan pembelajaran yang lebih bermakna dan relevan bagi siswa. Para peserta menyampaikan apresiasi atas wawasan yang mereka peroleh, yang akan menjadi bekal penting dalam perjalanan mereka sebagai pendidik di masa depan.