Penerapan TPACK dan Virtual Reality dalam Pembelajaran Matematika
- Diposting Oleh Admin Tadris Matematika
- Selasa, 30 April 2024
- Dilihat 110 Kali
Sabtu, 27 April 2024 – Pada Sabtu pagi yang cerah, Program Studi Tadris Matematika IAIN Madura mengadakan Zoom meeting yang sangat bermanfaat untuk mengembangkan wawasan dan keterampilan mahasiswa dalam bidang pendidikan matematika. Acara ini dihadiri oleh 32 mahasiswa program studi Tadris Matematika, yang antusias mengikuti pembahasan tentang penerapan TPACK (Technological Pedagogical Content Knowledge) dan Virtual Reality (VR) dalam pembelajaran matematika.
Acara dimulai pada pukul 09.00 WIB dan dibuka secara resmi oleh Fitriyatul Qomariyah, M.Kom, selaku Kepala Program Studi Tadris Matematika. Dalam sambutannya, Ibu Fitriyatul menekankan pentingnya inovasi dalam pendidikan matematika di era digital. Ia mengungkapkan bahwa penggunaan teknologi dalam pembelajaran, terutama TPACK dan Virtual Reality, dapat memberikan pengalaman yang lebih mendalam dan menarik bagi siswa, serta mempersiapkan para mahasiswa untuk menjadi pendidik yang mampu mengikuti perkembangan zaman.
Setelah sambutan dari Kaprodi, acara dilanjutkan dengan sesi materi yang disampaikan oleh Mohammad Muchlis, M.Pd., seorang praktisi pendidikan yang berpengalaman dalam integrasi teknologi dalam pembelajaran. Dalam pemaparannya, Pak Muchlis menjelaskan konsep TPACK, yaitu kombinasi pengetahuan teknologi, pedagogi, dan konten yang saling mendukung dalam menciptakan pembelajaran yang efektif. Ia juga membahas bagaimana TPACK dapat diadaptasi oleh guru matematika untuk merancang pembelajaran yang tidak hanya efektif, tetapi juga menarik dan relevan dengan perkembangan teknologi saat ini.
Salah satu poin yang sangat menarik adalah penjelasan tentang penggunaan Virtual Reality dalam pembelajaran matematika. Pak Muchlis memberikan contoh konkret bagaimana VR dapat digunakan untuk memvisualisasikan konsep-konsep matematika yang abstrak, seperti geometri dan aljabar, dalam bentuk 3D yang memungkinkan siswa untuk lebih mudah memahami materi yang diajarkan. Penggunaan VR juga memberikan pengalaman belajar yang lebih interaktif dan imersif, yang dapat meningkatkan minat dan motivasi siswa dalam belajar matematika.
Para mahasiswa tampak antusias dan aktif dalam sesi tanya jawab, mengajukan berbagai pertanyaan seputar implementasi TPACK dan VR dalam pembelajaran di kelas. Beberapa di antaranya bertanya tentang perangkat VR yang dapat digunakan di sekolah, serta tantangan yang mungkin dihadapi oleh guru dalam mengintegrasikan teknologi dalam pembelajaran matematika.
Acara ini berlangsung lancar dan memberikan wawasan baru yang sangat berharga bagi mahasiswa Tadris Matematika. Semoga setelah mengikuti kegiatan ini, para mahasiswa dapat lebih kreatif dan inovatif dalam merancang pembelajaran matematika yang memanfaatkan teknologi, sehingga dapat meningkatkan kualitas pendidikan matematika di masa depan.