Diseminasi Perkuliahan Islam dan Sains: Teori Pasang Surut Air Laut
- Diposting Oleh Admin Tadris Matematika
- Senin, 27 November 2023
- Dilihat 72 Kali
Minggu, 26 November 2023, Program Studi Tadris Matematika IAIN Madura mengadakan kegiatan diseminasi perkuliahan bertema Teori Pasang Surut Air Laut di Pantai Talang Siring. Kegiatan ini diikuti oleh 32 mahasiswa program studi Tadris Matematika yang dilaksanakan di luar ruang kelas, dengan tujuan untuk mengintegrasikan konsep-konsep ilmiah dalam ilmu sains dengan pandangan Islam.
Kegiatan dimulai pada pukul 08.00 WIB dengan sambutan dan pengarahan dari dosen pembimbing, Dr. H. Achmad Muhlis, M.A. Dalam sambutannya, Dr. Achmad Muhlis menjelaskan bahwa fenomena pasang surut air laut bukan hanya dapat dipahami dari sisi ilmu pengetahuan alam, tetapi juga dapat dikaitkan dengan prinsip-prinsip yang terkandung dalam Al-Qur'an. Beliau menegaskan bahwa dalam Islam, fenomena alam seperti pasang surut air laut merupakan tanda kebesaran Tuhan yang harus dipahami dan diapresiasi lebih dalam.
Sesi utama dimulai dengan penjelasan mengenai teori pasang surut air laut, yang dipaparkan oleh Dr. Achmad Muhlis. Beliau menjelaskan bahwa pasang surut terjadi akibat gaya tarik-menarik antara bumi, bulan, dan matahari. Dengan menggunakan model matematika sederhana, beliau menguraikan bagaimana gaya gravitasi mempengaruhi pergerakan air laut. Mahasiswa diberikan kesempatan untuk mempraktikkan perhitungan-perhitungan terkait pasang surut air laut menggunakan rumus yang sudah dipelajari.
Setelah pemaparan teori, Dr. Achmad Muhlis mengajak mahasiswa untuk mengamati fenomena pasang surut yang terjadi di Pantai Talang Siring secara langsung. Dengan menggunakan alat pengukur, mahasiswa mencatat perbedaan tinggi air laut pada berbagai waktu, yang kemudian digunakan untuk menganalisis pola-pola pasang surut di lokasi tersebut.
Kegiatan diseminasi ini tidak hanya bersifat ilmiah, tetapi juga mencakup dimensi spiritual, di mana Dr. Achmad Muhlis menjelaskan bagaimana ajaran Islam mengajarkan umatnya untuk merenung dan bersyukur atas kebesaran Allah yang tercermin dalam keteraturan alam semesta. Mahasiswa diajak untuk memahami bahwa ilmu pengetahuan, termasuk sains, merupakan bagian dari upaya mendalami ciptaan-Nya.
Acara ini diakhiri dengan refleksi dan diskusi kelompok mengenai hubungan antara sains dan agama, serta pentingnya menjaga kelestarian alam sebagai amanah dari Tuhan. Kegiatan diseminasi ini mendapat sambutan positif dari mahasiswa yang merasa lebih terhubung antara ilmu sains yang dipelajari dengan nilai-nilai agama yang diajarkan dalam Islam. Kegiatan diharapkan dapat meningkatkan pemahaman mahasiswa tentang keterkaitan ilmu pengetahuan dengan ajaran agama dan memperkuat kesadaran mereka untuk menjaga kelestarian alam.